Laman

Jumat, Maret 08, 2013

Tegas menghadapi Cobaan

     Mengarungi kehidupan pasti seseorang akan mengalami pasangsurut. Kadang seseorang mendapatkan nikmat dan kadang pula mendapatkan musibah atau cobaan. Semuanya datang silih berganti. Kewajiban kita adalah bersabar ketika mendapati musibah dan bersyukur ketika mendapatkan nikmat Allah. 

Berikut adalah beberapa kiat yang bisa memudahkan seseorang dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan.
 
Pertama: Mengimani takdir ilahi
Setiap menghadapi cobaan hendaklah seseorang tahu bahwa setiap yang Allah takdirkan sejak 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi pastilah terjadi. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَبِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
“ Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi .” [1]
Beriman kepada takdir, inilah landasan kebaikan dan akan membuat seseorang semakin ridho dengan setiap cobaan. IbnulQayyim mengatakan, “Landasan setiap kebaikan adalah jika engkau tahu bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti terjadi dansetiap yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.” [2]
 
Kedua: Yakinlah, ada hikmahdi balik cobaan
Hendaklah setiap mukmin mengimani bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti ada hikmahdi balik itu semua, baik hikmah tersebut kita ketahui atau tidakkita ketahui. [3] Allah Ta’ala berfirman,
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَاتُرْجَعُونَ (115) فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ (116)
“ Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) 'Arsy yang mulia. ” (QS. Al Mu’minun: 115-116)
Allah Ta’ala juga berfirman,
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ (38) مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ
“ Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkandengan haq. ” (QS. Ad Dukhan: 38-39)
 

Rabu, Februari 13, 2013

Rasa itu...

   Rasa itu masih sama seperti pertama kali menginjakkan kaki disini. Rasa itu juga masih terasa sama sampai hari pengumuman itu tiba. Rasa itu juga masih terus terasa sampai nanti hingga tak berkesudahan. Rasa itu hadir mengisi hari demi hariku disini (Vannes) dan nanti ditempat yang berbeda (Jakarta).
   Hingga kusesali semua ini jalan dariMu. Hingga kuhadapi juga jalan dariMu. Hingga kuakhiri juga jalan dariMu. 
   Aku hambaMu yang lemah. Hamba yang lemah yang hanya sanggup mengikuti kehendakMu.
   
   "Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan yang Berdiri Sendiri, dengan rahmatMu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata.
   Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan segala pujian. Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu."

Maafku padamu dalam Doa...

Bismillahirrahmanirrahim...
 
Puji syukurku atas segala nikmatMu untukku..
Telah Kau berikan aku satu pendamping hidup yang senantiasa setia menjaga dan melindungiku, Berjalan sejajar denganku..
Yang dengan cinta dan sayangnya mampu menghapus segala lara..
Yang segala hidupnya diserahkan untuk menyayangiku..
Yang dengan cintanya padaMu mampu mengecup hatiku ketika ku berduka..
 
Ya Allah ku mohon padaMu kini berilah ia kemudahan dalam melangkah..
Berjuang mencari keRidhaanmu..
Berjuang menjemput Rizki yang Kau takdirkan untuknya..
Berjuang untukku dengan cintanya padaMu..
 
Ya Allah Maha Pengabul Doa.. Terimalah berjuta doa dan harapku..
Ampunilah dosa dan salahnya karena aku..
Balaslah segala keluruhan dan kesabarannya.. 
Balaslah segala kebaikan juga amarahnya.. Dengan cintaMu..
 
Ya Allah Sang Pemilik Hati..
Sampaikan berjuta sayangku untuknya..
Sampaikan berjuta cintaku padanya..
Dan sampaikan terima kasihku yang sangat untuknya..
Karena telah bersedia menyatu dalam satu rasa..
Dengan segala macam kunci surga yang Kau pilihkan untukku.
 
Ya Allah sampaikan salamku pada baginda Rasulullah.. 
Yang telah begitu banyak mengajarkan cinta dan kasih sayang.
Sungguh Engkau Maha Mengetahui segala isi hati.. 
Maka kabulkanlah doaku.. 

**Sayangku

Seperti ini kah ..... ???

AKU CINTA KAU, WAHAI ISTRIKU...

Aku memilihmu bukan sekedar melihat betapa menawannya rupamu, dan bukan pula bukan karena tidak ada wanita lain yang mau padaku. istriku, semua sekedar berharap akan keikhlasan dan ketulusanmu melayaniku aku memilihmu.

Kini, aku mulai sadar betapa dikau mempesonakanku. Ingatanku akan wajahmu mengalihkan sekian banyak akhwat-akhwat yang sering terlintas di balik sudut mataku. Aku terpesona istriku, aku terpedaya olehmu istriku. Sanggupkah aku hidup jauh tanpamu?

Tiga tahun terus berlalu, wajahmu tak berubah seperti dulu saja. Engkau dengan sabar walau terkadang memaksakan keinginan-keinginanmu. Aku tahu itu betapa engkau memang atas kehendak_Nya terpilih untukku. Tak terluput dalam setiap mimpi-mimpi indahku terlintas pula sapa mesra tertuju untukku. Aku terpesona dan terpesona...

Who Knows The Woman ...

Ketika seorang wanita berbicara denganmu sambil menatapmu, secara tidak langsung dia ingin mengatakan kepadamu bahwa dia ingin memasuki kehidupanmu dan ada di hari2mu.

Ketika seorang wanita tidak bosan2nya mengingatkanmu untuk makan, mengingatkanmu untuk hal2 yang menurutmu sepele dia tidak sedang berusaha menjadi ibu yang
ingin selalu mengaturmu, dia hanya ingin memberimu perhatian.

Ketika seorang wanita mulai jengkel saat kamu terlalu asik dengan hobi atau dengan teman2mu dia tidak sedang menjadi seorang yang egois, dia hanya ingin sedikit perhatian darimu.

Ketika seorang wanita mulai marah2 tanpa sebab dan berbicara tidak karuan dia sedang menginginkan sesuatu tetapi tidak tahu bagaimana cara mengatakannya kepadamu.

Ketika seorang wanita mulai berteman dekat dengan teman2mu dia tidak sedang berniat ingin tahu dan mencampuri urusanmu, dia hanya ingin mengenal lingkunganmu dan ingin merasa diterima oleh teman2mu.

Ketika seorang wanita mulai dekat dengan pria lain dan dia secara terang-terangan memberitahumu dia tidak sepenuhnya ingin meninggalkan atau melupakanmu. Dia hanya sedang mencari sosok dirimu dalam diri orang lain. Dan sebenarnya dia hanya ingin kamu merasa sedikit cemburu.

Ketika seorang wanita ingin kamu melakukan sesuatu untuknya dan menyuruhmu berjanji untuknya dia ingin melihat kesungguhanmu untuk benar2 menepati janjimu, bukan orang lain, bahkan bila orang lain bisa memberikan yang lebih darimu.

PERBINCANGAN SEORANG IBU DENGAN PUTRINYA

Anak : Ibu, boleh tanya gak?
I b u : Tentu boleh. Mau tanya apa anakku?
Anak : Mmm... Dulu sebelum Ibu menikah sama bapak, apa pacaran terlebih dahulu?
I b u : Gak anakku. Ibu sama bapakmu gak pernah pacaran.
Anak : Terus ibu dan bapak dijodohin gitu?
I b u : Gak juga kok.
Anak : Lalu gimana ceritanya ibu dan bapak bisa ketemu?

Karena inikah Wanita Berselingkuh?

Apakah alasan wanita berselingkuh dari kekasihnya? Simak alasannya di sini, seperti dikutip dari Times of India.

1. Kurang Dihargai
Wanita yang berani berselingkuh itu karena ia merasa kurang dihargai, diabaikan, dan tidak diperhatikan oleh pasangannya. Tak hanya itu saja, mereka juga merasa seperti orang yang hanya membersihkan rumah dan ikut mencari uang. Hal inilah yang membuat wanita kekurangan kasih sayang sehingga mereka mencari orang lain yang bisa membuat mereka merasa berharga.

2. Butuh Perhatian Non-seksual
Setiap wanita tentunya ingin memiliki koneksi yang baik dengan kekasihnya. Mereka ingin dapat berkomunikasi dari hati ke hati dan diberikan interaksi emosional seperti dipeluk dan diberikan hadiah. Jika mereka tidak bisa dekat dengan kekasihnya sendiri, maka mereka akan mencari sosok pria lain yang dapat membuat mereka merasa diperhatikan.

Jumat, Desember 21, 2012

PUISI BJ HABIBIE UNTUK ISTRINYA, AINUN


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu ...

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya ...

Dan kematian adalah sesuatu yang pasti ...
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu ...

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat ...

Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi ...

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang ...

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang ...

Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada ...

Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau di sini ...

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang ...
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik ...

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini ...

Selamat jalan ...
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya ...

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada ...

selamat jalan sayang ...
cahaya mataku, penyejuk jiwaku ...

selamat jalan ...
calon bidadari surgaku ...

- HABIBIE -

Berawal dari percakapan biasa. Semoga Allah Memberi Rahmad dan Hidayah-Nya.

     Mengutip dari status seseorang di jejaring sosial.

"Belajar dari kesuksesan orang-orang hebat, selalu ada pengorbanan dari orang yang berada dibelakangnya dan mungkin namanya tidak pernah tertulis dalam sejarah.

"Berbanggalah Engkau sang Ibu Rumah Tangga, karena itulah pekerjaan seorang wanita yang paling mulia."
------------------------------------
Ibu Ainun Habibie dalam sebuah percakapan :
------------------------------------
"Mengapa saya tidak bekerja ?
Bukankah saya dokter? Memang.
Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu.

Namun saya pikir : buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yg barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami kehilangan kedekatan pada anak sendiri?

Apa artinya tambahan uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang sendiri, saya bentuk pribadinya sendiri ? Anak saya akan tidak memiliki ibu.